Cetakan Pertama, Februari 2022 x + 95 halaman; 14 cm x 20 cm ISBN : 978-623-5835-44-0 BLURB Seseorang yang terluka Senyumnya tidak akan sempurna Baik-baik saja yang ia ucapkan Hanya untuk meredamkan rutuk di dadanya Lalu semoga mulai berontak di antara lampu-lampu sepi Melahirkan stanza dari anak waktu Membesarkan rindu dari rubung-rubung sunyi Sembuh dan tumbuh Bahkan di luka paling mustahil Semoga, akan menjadikannya nihil. SINOPSIS Merumahkan luka setelah berkali-kali menghantam rasa, saat semua kepasrahan jatuh dalam bilangan kata dari bibirmu. kusimpan rapat-rapat dalam peti masa lalu, agar tidak menjadi awan pekat yang menghujankan lara baru. Biarlah semuanya lenyap tanpa sisa, sebelum rindu penuh tanpa ruang. Setiap hari belajar menghitung langit, sudah berapa purnama yang ia terbitkan? Hawanya masih gelap cekam, petang membayang menyelimuti kemalangan. Entah mengapa? Mengenang masih terasa menyenangkan. Dan setelah sampai di titik balik paradikma waktu, luka pun meny...
Aku lebih suka ditanya lalu menjawab ; daripada dicinta tapi hanya sekejap